20 Cara Budidaya Ikan Gurame di Beragam Tempat

Budidaya Ikan Gurami – Bagi anda yang saat ini berniat untuk mencoba suatu usaha, banyak peluang usaha yang bisa dicoba. Misalnya saja yaitu usaha budidaya ikan. Mencoba berbudidaya ikan konsumsi seperti budidaya ikan gurami memang bisa memberikan keuntungan yang besar. Terlebih lagi rasa ikan gurami ini sangat lezat. Sehingga banyak dicari oleh konsumen.

Nah, bagi anda yang tertarik untuk membudidayakan ikan gurami ini, tentu ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Terutama anda yang masih pemula, tentu membutuhkan perhitungan yang matang. Misalnya saja mengenai kolam yang akan dilakukan, pemilihan bibit, hingga yang tak kalah penting yaitu modal usaha. Berikut kami berikan rincianya. Simak ulasannya berikut

Budidaya Ikan Gurami di Ember

Berbicara tentang ikan gurami, seringkali kita melihat bahwa budidaya ikan ini banyak dilakukan di kolam-kolam yang luas. Namun bagaimana jika kita tidak memilki lahan yang luas dan cukup? Tenang saja. Anda bisa menggunakan alternatif lainya yaitu dengan menggunakan ember sebagai tempat pembudidayaan.

Meskipun begitu, cara ini terbilang efektif dan bisa menghasilkan keuntungan yang besar pula. Terlebih jika anda melakukan perawatan secara maksimal. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan untuk melakukan budidaya ikan gurami di ember ini?

1. Memperhatikan Kebersihan Ember

Untuk melakukan budidaya ikan gurame di ember, media yang perlu anda persiapkan yaitu ember, air dan juga peralatan lainya. Memang, melakukan pembudidayaan ikan terutama ikan gurame di tempat kecil misalnya ember ini memang tak mudah. Pasalnya media yang anda gunakan lebih sempit sehingga gerak dari ikan pun kadang terbatas.

Dalam hal ini, anda harus memperhatikan kesehatan ikan dengan baik. Pertama-tama hal yang penting dilakukan yaitu memastikan kebersihan kolam. Jadi, agar keberadaan ikan lebih nyaman, anda perlu melakukan pembersihan ember secara rutin. Misalnya dengan membuang kotoran dan juga sisa makanan gurami tersebut setiap harinya.

Agar perawatan ikan gurami tersebut lebih maksimal, ada baiknya pada ember tersebut diberi filter saringan pada celah pengeluaran air. Hal ini penting utamanya antuk mengantisipasi masuknya hama atau kotoran yang bisa menimbulkan penyakit pada ikan tersebut.

2. Memperhatikan Kadar Oksigen

Mencoba peruntungan dengan budidaya ikan gurami di ember, juga tak boleh dilakukan secara sembarangan. Maksudnya, dalam pembudayaan bukan berarti anda hanya perlu memasukan ikan ke dalam ember kemudian memberikanya makan dengan teratur. Idelanya, memperhatikan kadar oksigen pada air di wadah juga sangat penting.

Jadi meskipun media untuk melakukan budidaya ini cukup mudah, kadar oksigenya pun juga harus maksimal. Pasalnya kualitas oksigen ini sangat berpengaruh pada perkembangan ikan nantinya. Jika kadar osigen yang terdapat pada tempat tersebut cukup, maka ikan pun akan memaksa untuk keluar ember.

Ketika ikan sudah merasa tak nyaman dengan tempat hidupnya, keadaan ini bisa saja memperburuk kondisi ikan. Misalnya ikan menjadi lebih lemas dan mudah terserang penyakit. Nah, untuk memastikan bahwa kadar oksigen yang terdapat pada ember tercukupi, anda bisa menyediakan pompa air atau alat aerotor atau penambah oksigen. Tujuanya agar ikan mampu bertahan di ember.

Selain itu perhatikan juga suhu air. Suhu air yang perlu digunakan untuk membudidayakanikan gurami tersebut juga harus pas. Pasalnya suhu air juga akan mempengaruhi pertumbuhan ikan. Nah, suhu air yang pas yaitu sekitar 25-30 derajat celcius.

3. Pemilihan Indukan Gurami

Salah satu rahasia sukses untuk pembudidayaan gurami di ember tentu saja yaitu berawal dari pemilihan indukan yang tepat. ketika anda memilih indukan yang tepat, maka bisa jadi hal ini menjadi salah satu awal yang baik. Pada dasarnya indukan gurami yang siap dipijahkan yaitu telah berusia 4-7 tahun.

Ikan gurami di usia tersebut sangat cocok untuk dibudidayakan karena berada pada masa produktif. Nah, ciri mencolok dari ikan gurami indukan gurame yang siap dipijahkan ini yaitu memiliki perut yang besar dan dekat dengan anus.

Ciri lain yang dimilki oleh indukan gurami yang berkualitas tersebut yaitu memillki warna pada tubuhnya yang gelap dan pucat. Gerakan dari ikan inipun lebih lincah. Jadi perlu Anda ingat, gurami indukan ini biasanya cukup lincah dalam bergerak. Sehingga di tempat yang sempit seperti ember ini, anda harus memberikan pengawasan dan perawatan secara maksimal.

Tujuanya sendiri yaitu agar indukan tersebut tetap sehat dan tidak stress. Sehingga nantinya indukan ini bisa berkembang dan menghasilkan telur dengan baik.

Budidaya Ikan Gurami Di Kolam Tembok

Budidaya ikan gurami memang terbilang cukup mudah. Pasalnya, perawatanya pun sebenarnya cukup mudah jika anda bernar-benar telaten. Media yang dapat digunakan untuk melakukan pembudidayaan pun sebenarnya cukup beragam. Misalnya bisa menggunakan ember, kolam tembok, kolam kecil, kolam terpal dan lainya sehingga cukup efisien.

Nah, salah satu tempat budidaya ikan gurami yang paling efisien yaitu menggukan kolam tembok. Budaya di tempat ini terbilang cocok dan efektif terutama bagi anda yang memilki budjet cukup tingg atau ingin membudidayakan ikan gurami dalam skala lebih besar. Adapun persiapan yang perlu anda lakukan diantaranya meliputi:

1. Persiapan Kolam

Pembudidayaan ikan gurami di kolam tembok memang terbilang lebih menguntungkan. Hal ini karena kontruksi bangunan yang digunakan lebih kuat, tidak mudah bocor, pembersihanya pun lebih mudah. Meskipun begitu, biaya yang dibutuhkan pun lebih mahal memang. Mengapa? Karena untuk persiapan kolamnya sendiri dibutuhkan campuran semen dan lainya untuk bahan bakunya.

Sedangkan untuk ukuran atau luas kolamnya sendiri yaitu sekitar 5 m x 10 m . Ukuran ini termasuk ideal untuk tempat budidaya ikan gurami. Pada lokasi budidaya ikan ini lalu dilakukan penggalian kolam dan juga pemasangan beton.

Untuk mempermudah proses pemanenan nantinya, akan lebih baik jika Anda juga memasang saluran pada tengah kolam atau biasa dengan bat. Apa itu bat? Jadi bat ini merupakan tempat mirip kubangan yang nantinya akan mmepermudah saat pemanenan ikan.

Jika kolam sudah siap, maka perlu diingat jangan langsung memasukkan ikan ke kolam. Sebelum itu, anda perlu memberikan disinfektan pada kolam yaitu berupa KMnO4 dengan takaran 20-30 mg/liter. Kolam tersebut juga perlu diisi air secukupnya saja yaitu sekitar ketingian 100-120 cm..

Pemberian pupuk organik yaiitu sekitar 50% juga sangat penting sekali pada kolam ini. Tujuanya agar organisme seperti plankton, lumut, kutu air akan tumbuh subur. Organisme ini nantinya bisa menjadi pakan alami ikan gurami tersebut. nah, kolam ini bisa dibiarkan selama 2 hingga 3 hari terlebih dahulu sebelum ikan gurami dimasukkan.

2. Penebaran Ikan Gurami

Jika kolam yang anda persiapkan untuk budidaya tersebut sudah siap, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan yaitu melakukan penebaran ikan gurami. Penebaran ikan ini dapat dilakukan apabila air mulai berwarna hijau atau membutuhkan waktu urang lebih hingga 1 minggu.

Ikan yang akan anda jadikan bibit tersebut, lebih baik berukuran panjang 5 hingga 7 cm atau sekitar 7 hingga 15 gram. Pada satu meter persegi kolamnya dapat memuat 12 hingga 20 ekor bibit ikan. Sebelum dimasukkan ke dalam kolam, sebaiknya ikan tersebut dimasukan ember dengan air kolam selama 30 menit terlebih dahulu. Tujuanya agar ikan bisa beradaptasi.

Agar lebih efisien, penebaran ikan tersebut dapat dilakukan pada pagi atau pada sore hari. Penambahan air pada kolam tersebut pun harus dilakukan secara perlahan-lahan. Jangan langsung banyak untuk menghindari etress pada ikan itu sendiri.

Budidaya Ikan Gurami di Kolam Kecil

Bagi anda yang ingin melakukan budidaya ikan gurami namun terhambat lahan sempit, sekali lagi tak perlu khawatir. Salah satu alternatif lainya yang dapat anda coba untuk budidaya ikan gurami yaitu menggunakan media kolam kecil. Pembudidayaan gurami dengan kolam kecil ini juga cocok di jadikan sebagai hiasan di pekarangan rumah.

Cara budidaya ini juga terbilang lebih efisien untuk memperendah budjed yang akan anda keluarkan. Terutama bagi pemula yang masih dalam tahap percobaan. Jika langkah ini sukses, nantinya anda bisa memperluas bidang untuk bisnis tersebut.

1. Mempersiapkan Kolam Yang Efisien

Pembuatan kolam kecil sebagai tempat pembudidayaan ikan gurami ini sebenarnya juga bisa menggunakan berbagai media. Diantaranya yaitu bisa menggunakan kolam kecil dengan bahan beton ataupun bak kecil dilapisi dengan terpal.

Sedangkan ukuranya sendiri yaitu menyesuaikan dengan lahan atau luas tempat yang anda miliki. Misalnya dengan pembuatan kolam ukuran 6×10 meter dengan kedalaman 1 meter. Selain itu agar kebersihan kolam tetap terjaga, perlu juga untuk mengatur lubang untuk pembuangan kotoran dari kolam maupun jalan saluran untuk memasukkan air bersih.

Jika anda menggunakan media terpal ataupun tanah sebagai pembudidayaan ikan gurami, maka terlebih dahulu perlu dilakukan penggempuran tanahnya. Nah setelah tanah ini selesai digemburkan, terpal bisa dipasang. Tahap selanjutnya yaitu Anda bisa melakukan pemupukan pada kolam. Ingat juga, sebelum kolam diisi air, lebih baik ditaburkan garam terlebih dahulu untuk menghindari jamur.

2. Penebaran Benih Gurami

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk pembudidayaan ikan di kolam kecil ini yaitu dengan menebar benih. Perlu diingat juga bahwa penebaran benih ikan gurami ini juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jadi ada langkahnyaa tersendiri.

Pertama, anda perlu menyaipkan sebuah wadah atau ember yang berisi air. Air yang digunakan ini adalah air yang diambil dari kolam untuk pembudidayaan. Kemudian masukkan ikan gurami pada wadah tersebut selama kurang lebih 30 menit. Tujuanya sendiri agar ikan bisa menyesuaikan dengan air kolam terlebih dahulu. Sehingga nantinya tidak stress.

Nah, setelah itu, benih-benih ikan ini bisa dimasukan ke dalam kolam yang telah dipersipakan. Satu lagi, secara umum benih ikan gurami yang ditabur tersebut berukuran 5 cm. Benih tersebut bisa didapatkan dari peternak-peternak atau tempat pembudidayaan gurami terbaik agar memperoleh benih dengan kualitas unggul.

3. Pemberian Pakan

Siapa sih yang tak tergiur untukmendapatkan banyakkeuntungan dengan budidaya ikan gurami? Budidaya ikan gurami memang tak salah jika disebut mudah dan menguntungkan. Salah satu alasanya yaitu pemberian pakanya pun juga terbilang mudah. Untuk meberikan pakan, snda bisa menggunakan pakan alami misalnya saja menggunakan daun kangkung dan daun keladi.

Selain pakan alami, anda juga perlu memberikan pakan berupa pelet atau pakan apung untuk ikan ini. Untuk menjaga nutrisi ikan agar mampu berkembang dengan maksimal, baiknya anda memilih pelet ikan dengan kandungan protein sebanyak 25% hingga 30%.

Pastikan juga, anda memberikan pakan pada ikan gurami tersebut secara rutin. Memberi pakan gurami yang efisien yaitu 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Ingat, jangan sampai anda lupa memberikan pakan. Pasalnya ikan yang kekurangan nutrisi akan memilki daya tahan tubuh lemah dan akan berpengaruh pada perekembanganya.

Budidaya Ikan Gurami Di Kolam Tanah

Alternatif untuk melakukan budidaya ikan gurami selanjutnya juga dapat dilakukan dengan menggunakan media kolam tanah. Cara pembudidayaan gurami menggunakan kolam tanah ini terbilang mudah dan juga rendah biaya. Pasalnya anda tak perlu membutuhkan alat tambahan misalnya untuk keperluan terpal, tembok dan lainya.

Cara pembudidayanya pun juga terbilang mudah. Bahkan juga hampir sama dengan cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya. diantaranya yang perlu anda perhatikan yaitu:

1. Pembuatan Kolam

Bagi para pembudidaya ikan, pembuatan kolam menjadi salah satu modal bagaimana nantinya bisa berhasil dalam pembudidayaan. Pasalnya dengan kondisi kolam yang baik dan nyaman, maka akan mendukung tumbuh kembang ikan itu sendiri. Maka dari itu, pembuatanya perlu anda maksimalkan.

Jadi, mengapa kolam tanah efiseien untuk budidaya gurami? Hal ini karena lokasi kolam inipun berada di tempat terbuka sehingga ikanpun akan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Kolam tanah ini juga terbilang lebih menguntungkan karena lokasinya yang luas, sehingg anda bisa menggali dengan kedalaman tertentu. Pengairan untuk kolam tanah inipun juga terbilang mudah.

Namun ingat, dalam pemilihan lahan untuk inipun ada beberapa hal yang diperhatikan. Diantaranya saja yaitu lokasi lahan yang digunakan yaitu berada diatas ketinggian antara 20-500 meter dpl. Selain itu, perhatikan tekstur tanahnya. Tekstur tanah yang liat yang baik yaitu yang bersifat gembur dan memilki kandungan pasir 40% .

Kontruksi maupun luas kolam yang digunakan pun tentu saja disesuaikan dengan selera atau kapasitas jumlah benih yang akan anda budidayakan nantinya. Misalnya saja ukuran kolam yang ideal yaitu sekitar 4 meter x 6 meter dengan kedalaman maksimal 80 cm. Jumlah air yang akan anda masukkan ke kolam pun juga perlu ideal kira-kira yaitu sekitar 70 cm.

Pemberian air pada kolam tersebut jangan terlalu sedikit ataupun jangan terlalu berlebihan. Tujuanya agar ikan lebih nyaman. Setelah kolam siap, maka anda bisa melakukan penebaran benih. Caranya sama saja dengan langkah penebaran benih pada kolam-kolam lainya.

2. Pemeliharaan Ikan Gurame

Jika ikan sudah berada dalam kolam pembudidayaan, maka pemeliharaan benih ikan gurami tersebut harus selalu di awasi dan dikontrol. Mengapa? Karena pada tahan pembibitan tersebut, terutama jika gurami masih kecil akan rentan terhadap kematian. Terlebih lagi gurami ini juga masih belum dapat beradaptasi dengan sempurna di dalam kolam yang baru.

Maka dari itu, penting seklai bagi anda untuk melakukan pemeriksanan dan pengawasan kolam ini dengan maksimal. Misalnya saja yaitu dengan memeriksa volume air, suhu air. Dalam hal ini pH air juga sangat penting sekali untuk diperhatikan.

Selain itu pencahayaan yang baik juga diperlukan. pasalnya jika cahaya yang berlebihan, dapat menyebabkan ikan stres dan berakhir dengan kematian.

Budidaya Ikan Gurami di Kolam Terpal

secara umum, budidaya ikan gurami memang banyak dilakukan dengan menggunakan media kolam beton, maupun kolam tanah. Budidaya di media tersebut memang memudahkan terlebih lahanya luas, memilki kedalaman tertentu serta memilki pengairan mengalir yang baik.

Meskipun begitu, ada cara lain yang dapat dilakukan untuk pembudidayaan ikan gurami ini dengan efisien yaitu menggunakan terpal. Cara budidaya yang satu ini bisa anda coba. Pasalnya ikan gurami tidak membutuhkan perawatan atau penanganan kolam khusus. Asalkan kebutuhan airnya dapat terpenuhi dengan baik, ikan pun akan berkembang dengan baik pula.

1. Pembuatan Kolam Terpal

Pembudidayaan ikan menggunakan kolam terpal inipun juga terbilang efisien.   Biaya yang akan anda keluarkan pun juga terbilang minimal serta lebih praktis. Mengapa? Karena bahan yang dibutuhkan yaitu terpal dan beberapa alat pendukung. Misalnya saja, kolam dapat dibuat dari rangka kayu ataupun pipa.

Selain itu, kolam juga bisa dibuat dari tumpukan batu bata dengan tanah digali terebih dahulu lalu kemudian ditutup terpal pada bagian atasnya. Kemudian untuk luas terpal yang akan digunakan untuk pembudidayaan pun harus disesuikan dengan kebutuhan anda. Jika jumlah ikan yang akan di budidayakan banyak. Kolamnya pun harus luas.

Nah, dalam pembuatan kolam terpal ini, akan lebih baik jika luas terpal yang akan digunakan sesuai dengan tempat atau banyaknya ikan yang dipelihara. Misalnya jika anda akan memelihara 10 ekor ikan gurami, maka luas terpal yang bisa digunakan yaitu seluas 1m2 dengan kedalaman 90 cm. Sedangkan ikan yang dipelihara beratnya yaitu rata-rata 2,5 ons.

2. Menggunakan Filter Air

Pengelolaan budidaya ikan gurami menggunakan kolam terpal memang tak jauh beda dengan media lainya. Namun hal utama yang harus diperhatikan dengan cara pembudidayaan ini yaitu pembuatan filter air. Pasalnya kualitas air pada kolam ini juga sangat penting sekali dijaga. Jadi, melalui filter tersebut kualitas air pun akan tetap terjaga dengan baik.

Jika pada media lain misalnya kolam beton, filter air yang digunakan yaitu menggunakan saluran khusus. Berbeda lagi dengan penyediaan filter pada kolam terpal ini. Lalu bagimana pembuatanya? Nah, anda bisa membuatkan filter air ini pada ujung pojok kolam terpal. Filter ini fungsinya untuk mengaliri dan mengatur kondisi air agar lebih terjaga kualitasnya.

Budidaya Ikan Gurame di Kolam Plastik

Jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai pembudidayaan ikan gurami menggunakan kolam terpal, alternatif lainya yaitu bisa menggunakan kolam plastik. Cara budidaya ini juga terbilang lebih murah dan menguntungkan. Pasalnya biaya yang akan dibutuhkan pun lebih murah lagi karena yang dibutuhkan yaitu plastik secukupnya dan juga alat tambahan lainya.

Cara pembudidayaan ikan gurami di kolam plastik ini sebenarnya sama saja dengan pembudidayaan gurami pada kolam lainya. namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembudidayaanya pun lebih lancar.

1. Pemilihan Lokasi Budidaya

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, ikan gurame memang termasuk jenis ikan yang mudah dirawat. Ikan ini dapat hidup di sembarang tempat. Meskipun begitu ada hal-hal yang diperhitungkan misalnya kondisi tempat, suhu air, ketersediaan oksigen, air dan lainya juga menetukan keberhasilan.

Mengisi untuk pembudidayaan ikan inipu juga tak boleh sembarangan. Tujuanya yaitu agar ikan dapat tumbuh dengan baik. misalanya saja jika Anda berniat untuk menggunakan pastik untuk budidaya dengan panjang sekitar 4 meter lebar 2 meter dan tinggi 1 meter, maka air yang harus diisikan yakni setinggi 50 hingga 75cm.

Selain itu, ketinggian kolam pun juga perlu dipertimbangkan. Ketinggian kolam yang efisien yaitu 20 – 500 M DPL. Sedangkan suhu air maksimal tempat ikan gurami tersebut yaitu 25 – 28 C.

2. Menjaga pH Air

Pada saat proses pembudidayaan ikan gurami, menjaga pH air merupakan salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan. Bagaimanapun pH air juga akan berpengaruh terhadap daya tahan dan perkembangan ikan pada saat berada di kolam. Adapun untuk memeriksa pH air ini Anda bisa menggunakan pH meter ataupun kertas lakmus. Pengecekanya pun harus dilakukan dengan rutin.

Perlu Anda ketahui, Air dengan memiliki kualitas terbaik adalah air dengan pH netral yakni sekitar angka 6,5 hingga 7,5. Asam dan kebasaan air tentu sangat perlu diperhatikan. Jika air terlalu asam, maka bisa ditambahkan dengan soda kue. Sedangkan jika terlalu basa bisa ditambahkan fosfor.

Langkah-Langkah Budidaya Ikan Gurame

  1. Melihat harga pasaran ikan gurami. Tujuannya agar kita paham harga jual setelah melakukan panen.
  2. Menyiapkan modal usaha.
  3. Menentukan lokasi strategis.
  4. Menyiapkan kolam dengan ukuran yang ideal.
  5. Menyiapkan sumber air yang bagus.
  6. Memilih indukan yang berkualitas.
  7. Memantau proses penetasan telur.
  8. Melakukan pemeliharaan benih.
  9. Memberi pakan yang kaya akan gizi dan nutrisi.
  10. Melakukan proses panen.

Analisis Usaha Budidaya Ikan Gurame

Saat anda berencana untuk melakukan budidaya ikan gurami, tentu membutuhkan perhitungan yang cermat. Pertama sekali yang perlu diperhitungkan yaitu mengenai modal usahanya. Modal usaha yang diperlukan tersebut misalnya mencakup biaya untuk pembelian bibit gurame, pembelian, pakan, obat dan lainya.

Jadi, pembudidayaan ikan gurami ini juga tak boleh anda laukan secara sembrono dan main-main. Perlu direncanakan dengan baik. Pasalnya modal usaha yang dibutuhkan pun juga tidak sedikit. Sayang sekali kan jika persiapan yang dilakukan kurang. Bisa jadi akan berakibat pada kegagalan.

Sebelum anda melakukan pembudidayaan ikan gurami ini, tentu anda perlu juga kan mengetahi jenis-jenis ikan yang dapat dibudidayakan untuk konsumsi. Diantaranya yaitu gurami Jepang beratnya berkisar antara 3.5 kg.

Ada pula ikan gurami porselen yang dapat mengasilkan 1000 butir dalam sekali pemijahan, sedangkan beratnya mencapai 2 kg. Selain itu masih ada banyak jenis-jenis ikan gurami lainya yang bisa anda pertimbangkan untuk dibudidayakan.

Modal Budidaya Ikan Gurami

Adapun analisis usaha yang anda perlukan untuk melakukan pembudidayaan ikan patin ini yaitu pertama untuk pembelian bibit ikan gurami itu sendiri. Untuk pengadaan bibit ikan gurami, modal yang Anda butuhkan yaitu sekitar Rp. 1.020.00

Selain itu anda juga perlu menyewa tempat jika tak memilki lahan sendiri.adapun bisayanya yait sekitar     Rp. 2.141.000. Pompa air pun juga sangat penting untuk pengairan, adapun biayanya yaitu sekitar Rp. 324.000. Dalam hal ini, kolam pemeliharan juga penting untuk dimilki, dengan modal sekitar Rp. 3.000.000

Untuk melakukan pemanenan nantinya, Anda juga merlukan jairng dengan biaya yaitu sekitar Rp. 130.000. Sedangkan untuk pembelian selang dan timba modal yang dibutuhkan yaitu sekitar Rp.140.000. keberadaan terpal pun juga dibutuhkan dalam pembudidayaan dengan modal yaitu sekitar Rp. 72.500. Untuk menjaga kebersihan kolam, anda pun juga mebutuhkan alat pembersih kolam. Adapun biaya yang dibutuhkan yaitu Rp.40.000.

Penyediaan pakan pun juga sangat diperlukan dan juga menentukan keberhasilan dari budidaya ikan gurami ini. adapun bisaya untuk pembelian pakan apung untuk kebutuhan satu bulan yaitu  Rp. 2.100.000. Pembelian pakan tambahan juga diperlukan yaitu Rp. 960.000 untuk persediaan satu bulan.

Selain itu, pembelian obat juga diperlukan untuk menunjang daya tahan tubuh ikan. Adapun modal yang dibutuhkan yaitu sekitar Rp. 840.000. Kemudian air dan listrik juga menjadi perhitungan dalam pembudidayaan. Modal yang anda butuhkan untuk pembelian air dan listrik yaitu Rp. 1.350.000. sedangkan biaya untuk peralatan tambahan natinya yaitu membutuhkan modal Rp. 82.500

Dari perincian modal usaha ikan ikan gurami diatas, maka didapat jumlah modal total awal yang diperlukan yaitu sebesar Rp. 12.200.000. Memang bukan angka yang sedikit, namun jika pembudidayaan berhasil, nantinya keuntungan yang didapat juga akan lebih besar. Selain itu, modal yang anda pun juga akan cepat balik balik lagi.

Kelebihan Budidaya Ikan Gurami

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, budidaya ikan gurami ini memilki banyak kelebihan dan keuntungan. Misalnya saja yaitu pembudidayaanya yang terbilang mudah. Selain itu, harga jual ikan gurami ini sendiri dipasaran terbilang cukup tinggi. Harga dari ikan gurami ini dipasaran yaitu berkisar antara Rp. 20.000 hingga Rp. 40.000 dipasaran. Jadi sangat menguntungkan.

Keuntungan lainya yaitu tingkat kematian ikan gurami ini juga terbilang lebih rendah dibanding jenis ikan lainya. Hal tersebut karena ikan ini lebih tahan menyesuaikan dengan berbagai jenis lingkungan. Pemberian pakanya juga terbilang lebih mudah karena bisa menggunakan pakan alami. Jadi, pemberian pakan gurami ini lebih sedikit dibanding jenis ikan lainya.

Kelemahan Budidaya Ikan Gurami

Namanya mencoba peruntungan usaha, pasti akan selalu ada kelemahan dan juga kelebihanya. Termasuk dalam budidaya ikan gurami ini. Jadi, anda pun perlu mengantisipasi akan kelemahan atau kerugian yang mungkin terjadi. Salah satu kelemahan dari budidaya ikan ini yaitu meski budidayanya mudah, namun persainganya di pasaran pun kini juga semakin meningkat.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Sepat Berbagai Media dan Analisisnya

Selain itu, meskipun ikan ini memilki angka kematian yang cukup rendah, namun anda pun perlu waspada. Pasalnya ikan gurami rentan akan penyakit kulit atau penyakit koreng. Kelemahan lainya yaitu waktu panenya pun relatif lama, sehingga anda pun harus lebih bersabar.

Written by Portal Hewan